Sunday, September 6, 2009

Seks dengan ibu tiriku yang dahsyat

Namaku Doni. Tinggal di bilangan Jakarta. Aku masih kuliah di sebuah Universitas Negeri di Jakarta. Bisa di bilang, aku adalah seorang yang hobi berfantasi seks. Onani sudah pasti jadi hobi keseharianku.Cerita ini bermula di saat ayahku sedang pergi ke Makassar. Oh ya, aku tinggal dengan ayahku yang telah menikah lagi dengan seorang wanita. Ibu kandungku masih hidup, namun beliau tinggal di Yogya dengan saudaranya. Aku punya kakak laki-laki bernama Benny. Dia kini berdomisili di Medan karena berkerja. Kita lanjutkan lagi.. Aku memanggil ibu tiriku dengan sebutan Tante iin. Tante iin berumur sekitar 42 tahun. Kulitnya sawo matang. Namun walau sedikit gemuk (bodi emak2), Payudaranya cukup besar, dan montok. Aku selalu berangan bisa mencicipi kemontokan payudaranya itu. Di tambah dengan pinggulnya serta pantatnya yang cukup seksi.
Saat itu aku baru saja mengantar Tante Iin dari tempat temannya di depan komplek. Saat akan masuk gang rumahku, tiba2 hujan turun lumayan deras. Yang membuat kami yang sedang berboncengan jadi kehujanan dan basah kuyub. Ketika akan membuka pagar, aku memperhatikan payudara tante iin yang besar. Membuat Mr. “P” aku jadi berdiri di saat hujan begini. Setelah masuk rumah, ternyata rumah dalam keadaan mati lampu.Saat masuk kamar u/ ganti baju, aku justru terbayang kemontokan tubuh ibu tiriku itu. “Ah, bokep mulu otak lu” demikian isi hatiku.Saat keluar kamar, aku melihat kamar ibu tiriku tidak di tutup, dan yang membuatku kaget ia sedang melepas BH-nya dan CD-nya yg basah. mungkin karena matilampu, dan gelap, ia ganti baju dengan membuka pintu kamar agar ada sedikit cahaya yg masuk. Aku lalu mulai sedikit mengintip ia ganti baju. Aku memperhatikan Payudara sampai kebokongna yg selalu kubayangkan, kini dengan kepalaku sendiri aku melihatnya. “Wowwww..” ingin rasanya aku masuk dan menggauli dirinya itu. Di saat aku lagi menikmati pemandangan itu, tiba2 ada suara geledek yang memengangkan telinga. cukup besar hingga membuat aku dan ibu tiriku kaget. Aku yang akhirnya memang tak tahan masuk ke kamarnya setelah ia mengenakan dster putih, tanpa mengenakan BH.
“Kenceng banget geledeknya” kataku pada ibu tiriku. Ia cuma tersenyum. Lalu kemudian aku mendekat dan berkata padanya, “Tante, aku mau pegang susu tante, boleh ga?” Aku melihat reaksi nya yang sedikit kaget, namun ia ternyata ga nolak. “Cuma pegang2 aja kan? Inget loh, tante kan mama kamu. isteri papa kamu, jadi ada batasnya ya.” demikian katanyaa. Tanpa pikir panjang aku langsung memegang payudara kirinya dengan tangan kananku. lalu ia duduk di tempat tidurnya, sedangkan aku ikut duduk di samping kananya, dan kini tangan kiriku merangkul punggungnya, dan tangan kananku memegang dan meremas payudara kananya. Tidak ada reaksi seperti kenikmatan pada dirinya, aku mulai memilin dan memelintir putingnya. Mulutku mulai saling memagut dengan mulutnya. “Wowww” Dalam hatiku, seperti fantasiku selama ini bisa meremas payudara ibu tiri ku dan memainkannya, kini terjadi.
baru sekitar 1 menit aku memilin putingnya, ia mulai sedikit menggelinjang kegelian, dan mendesah “Emmhhh..Emhhh” Demikian desahannya. Aku mulai nekat membukka kancing dasternya yang ada 3 lalu memasukkan tanganku kedalam dasternya untuk menyentuh payudaranya langsung. Dan Wow lembut sekali. Beberapa menit aku bermain seperti ini, Ibu tiriku sudah mulai terangsang, dan ketika aku meminta ia melepaskan dasternya, ia lalu melepaskannya. Kini aku melihat tubuh ibu tiriku hanya mengenakan CD. Aku melihat jam sekitar pukul 13:40an.. kemudian saat kulihat ia mulai menidurkan diri, aku kembali bermain dengan kedua toketnya. kali ini aku duduk di atasnya, kemudian tangan kananku bergerilya di payudara kirinya, bibirku menghisap2, mencium, menjilati payudara kanannya.. @ menit aku mulai bosan dan kemudian mulai melepaskan semua pakaianku. Terlihat Mr. P-ku sudah berdiri sejak tadi. Ibu tiriku agak sedikit kaget melihat aku melepaskan semua pakaianku. Ketika tanganku hendak melepaskan CD-nya, ia menolak. “Katanya cuma main susu” Tapi apa daya, aku sudah terburu nafsu dan menarik CD-nya hingga lepas. Tanpa pikir panjang kugerakkan jemariku mencari vaginanya, setelah kutemukan, kumasukkan 2 jariku ke dalam veginanya yang ternyata sudah cukup basah dengan cairan yang tidak tau darimana asalnya. Tubuhnya sedikit memberontak, namun setelah kumajumundurkan 2 jariku ini, ia pasrah juga. Bahkan mulai sedikit setengah berteriak kegelian.. Sembari tangan kananku memainkan vaginanya, mulutku ga mau berhenti menghisap putingnya. Ia cuma bisa mendesah desah, menggelinjang dan setengah berteriak kenikmatan. 25 menitan aku melakukan hal seperti itu, ia sudah 2x orgasme.. Setelah cukup bermain2 seperti itu, Aku mulai mengarahkan penisku ke vaginanya. dan mulai menancapkannya kedalam. Saat penisku sudah masuk di dalam, aku menarik tubuhnya untuk bersetubuh dengan gaya duduk saling berhadapan. Sedang mulut kami saling berpagutan. Sekurangnya 20 menit kami seperti itu, ia sudah 2x orgasme lagi. Karena agak sedikit pegel, aku mengganti posisi dengan aku dibawah ia duduk diatasku. Dan dengan semangat ia menaikturunkan pinggulnya.. “Ouuuh tan, dahsyat…” Demikian desahku. Sedang tangannya memegang rambutnya agar tidak mengganggu gerakannya. tanganku pun tidak berhenti memainkan payudaranya.Dan ketika jam sudah menunjukkan pukul 15:50an kami selesai dengan 4x gaya. Cukup melelahkan juga, hingga kami tertidur berdua tanpa busana apapun. Pukul 19:00an, aku bangun dan melihat ibu tiriku masih tidur dengan menghadap ke padaku. saat aku melihat jam, ia pun terbangun. lalu ia beranjak dari tempat tidur. ternyata lampu sudah menyala lagi, lalu ia beranjak ke dapur untuk minum. Tanpa sehelai benangpun ia berjalan keluarr kamar. Namun ternyata mr.P ku bangun lagi. Tanpa pikir panjang akupun mengejar ibu tiriku ke dapur, dan dari belakang ketika ia sedang minum, aku memeluknya dari belakan dan memainkan keduah gunung kembarnya. Ia sedikit kaget, namun kelihatannya ia setuju saja aku melakukan itu lagi. akhirnya kami kembali bergumul di dapur. Aku pun makin menggila melihat tubuhnya yang menggairahkan itu. Segera kuremas remas payudaranya sambil kuelus elus vaginanya yang lebat ditumbuhi oleh bulu itu. Aku juga mencium dan mengulum bibrnya dan kumainkan lidahku di dalam mulutnya dari belakang. Dan diapun mulai merespon permainan lidahku. Lidah kamipun saling menjilat di dalam mulut ibu tiriku itu. Sambil terus berpelukan, meremas payudaranya, memainkan vaginanya dan berciuman kami melangkah kecil menuju ruang tengah dekat dapur dan kududukan ibu tiriku di sofa.sesampai di sofa, Sedikit demi sedikit kepala penisku desapkan ke liang kemaluanya. Dan kembali kami bergumul selama kurang lebih dari 2 jam’an..Setelah itu kami kembali ke kamar, dan menonton TV sambil telanjang bulat di dalam kamar. Ketika jam menunjukkan pukul 23:30, aku kembali menyetubuhi ibu tiriku. Dan jujur kali ini permainan kami sedikit kurang dahsyat dari yang tadi-tadi. mungkin karena lelah seharian melakukan seks.
Jam menunjukkan pukul 00:15, Ibu tiriku berkata, “Papa kamu ga sedahsyat kamu don.. Besok bangun kita main lagi ya. mumpung papa pulangnya 2 minggu lagi” begitu katanya.
Esok pagi harinya aku terbangun, dan jam menunjukkan sekitar pukul 09:00an. Kulihat ibu tiriku baru saja selesai mandi dan menyuruhku untuk mandi kemudian sarapan. Setelah mandi kami sarapan di dalam kamar, tanpa mengenakan busana apa2. Seharusnya aku kuliah hari ini, namun karena aku sedang berpetualang cinta seperti ini, akupun jadi pengennya begituan aja sama ibu tiriku di rumah.Setelah habis melahap rotiku dan selesai sarapan, kami mengobrol. Dia berkata sebenarnya beberapa hari yang lalu saat papaku baru berangkat ke makassar, Ia juga besetubuh dengan tukang ojek langganannya, Asep. Saat itu memang rumah kosong, dan udara cukup terik. Asep datang untuk menjemput ibu tiriku ke pasar. sepulangnya, asep alasan numpang ke WC. Kemudian saat ibu tiriku masuk kamar, ia juga menyelinap ke dalam kamar dan kemudian mengajak ibu tiriku bersetubuh. Awalnya ibu tiriku tidak mau, namun karena tenaga Asep lebih kuat, ia berhasil menyetubuhi Ibu tiriku. Di tengah berontakan ibu tiriku, ia mengatakan akhirnya menjadi menikmati permainan Asep. Akhirnya Asep sukses menyetubuhi ibu tiriku selama 3 jam. Iya mampu membuat ibu tiriku berkali kali orgasme. “Kamu masih kalah pengalaman dari Asep..” Begitu kata ibu tiriku. Malamnya Asep datang lagi, di saat aku sudah tidur. Ibu tiriku kembali bersetubuh dengan Asep di dalam mobilku yang ku taruh di garasi. Pantas saja waktu itu pagi2 aku melihat Ibu tiriku dari Garasi dengan hanya mengenakan handuk.
Setelah ia selesai bercerita, aku kembali menyetubuhi ibu tiriku. Sampai berkali-kali selama satu hari itu. Dan setelah 3 bulan berlalu dan kami terus2an sering melakukan hubungan itu dengan aku dan sesekali Agus datang untuk memperkosa ibu tiriku yang akhirnya menyerah, diketahui ibu tiriku hamil 2 Bulan. Usut punya usut anak yang dalam janinnya itu adalah anakku… Namun Ayah tidak tau menahu kalau itu anakku.Bahkan ketika usia kehamilannya masuk ke bulan ke-6 kami masih sering bersetubuh.. Kini aku sedang meninngu kelahiran “anak” ayahku dari hasil hubungan ibu tiriku dengan aku..

6 comments: